Penanggulangan Hama Tikus Sawah

Penanggulangan Hama Tikus Sawah

Tikus sawah merupakan hama yang sangat sulit untuk ditanggulangi. Perkembangbiakkan tikus bisa dibilang sangat cepat dan bahkan mampu merusak tanaman padi dalam waktu yang cepat pula. Inilah yang menjadi salah satu ancaman paling mengerikan pada tanaman padi.

Kehilangan gabah akibat serangan tikus bisa dibilang sangat besar, ini karena tikus menyerang padi mulai dari persemaian sampai menjelang panen. Berkaitan dengan hal ini, maka upaya untuk penanggulangan hama tikus sawah terus dilakukan mulai dari masa penanaman sampai menjelang panen.

Ada banyak sekali cara yang dilakukan sebagai upaya penanggulangan hama tikus sawah, seperti:

1. Gropyokan

Penanggulangan hama tikus sawah dengan peralatan sangat lengkap (jaring, pemukul, emposan, dan lainnya) yang umumnya dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat khususnya para petani yang telah terkoordinir dan terencana dalam suatu hamparan pertanaman yang sangat luas.

2. Pengumpanan

Pengumpanan racun tikus dengan menggunakan rodentisida akut atau antikoalagun yang telah dicampur dengan beras atau gabah yang kemudian ditaruh pada jalan yang biasa dilalui tikus.

3. Pemasangan Jaring

Jaring yang digunakan untuk menjerat tikus harus dipasang pada salah satu sisi hamparan sawah, lalu pada sisi lainnya secara bersama-sama dilakukan penggiringan tikus-tikus, sedangkan pada tepi jaring ada beberapa orang yang sudah menunggu dengan alat pemukul.

4. Penggenangan

Penggenangan dilakukan dengan cara menggenangi lubang-lubang tikus yang biasanya akan dilakukan ketika menjelang pembuatan persemaian.

5. Sanitasi

Santisasi dilakukan dengan cara membersihkan semak belukar atau gulma, membongkar lubang-lubang tikus dan perbaikan pematang.

6. Pengendalian Hayati

Pengendalian hayati disini dilakukan dengan memanfaatkan musuh-musuh alami tikus seperti burung hantu, burung elang, anjing, kucing, dan lainnya.

7. Pengaturan Pola Tanam

Pengaturan pola tanam adalah dilakukannya rotasi antara palawija dan padi serta pengaturan pola tanam secara serempak.

Penanggulangan hama tikus sawah secara terpadu direkomendasikan di daerah yang mempunyai semak-semak dan rawa-rawa di area persawahan, karena di wilayah tersebut seringkali terjadi migrasi tikus dari habitat aslinya dengan jumlah yang cukup besar sehingga tidak akan bisa ditanggulangi secara konvensional.

baca juga : https://www.agrobibittanaman.com/

Leave a Reply

Comment
Name
Mail
Website